NAMA :
LANGGENG PAMBUDHY
KELAS :
3KB07
NPM :
23115781
INTERAKSI MANUSIA DENGAN KOMPUTER
Interaksi manusia dan komputer(Imk) merupakan disiplin ilmu yang
mempelajari mengenai suatu hubungan diantara manusia dan komputer yang
diantaranya itu meliputi perancangan, evaluasi, serta implementasi antarmuka
pengguna komputer supaya dapat mudah digunakan oleh manusia. Sedangkan interaksi
manusia dan komputer itu juga merupakan serangkaian proses, dialog
serta kegiatan(aktivitas) yang dilakukan oleh manusia untuk dapat berinteraksi
dengan komputer dengan secara interaktif untuk dapat melaksanakan serta
menyelesaikan tugas yang diinginkan.
IMK atau HCI (Human
Computer Interaction) memiliki istilah lain Man-Machine
Interaction (MMI), Computer and Human
Interaction (CHI) dan Human Machine
Interaction (HMI).
Sejarah
Interaksi manusia dan komputer
Komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an,
mesin ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Disebabkan karena komputer
merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai di kalangan
tertentu, misalnya para ilmuwan /ahli-ahli teknik.
komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, Dengan ini
prkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai
penjuru kehidupan (pendidikan,
perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan
teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistem. Sistem rancangan
dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai
kecocokan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus
berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu
teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine
Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.
Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi
kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun
sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer
yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah
Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.
Pengertian IMK (Interaksi
manusia dan komputer)
Interaksi manusia dan komputer adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer secara interaktif untuk melaksanakan dan menyelesaikan tugas yang diinginkan.
IMK
atau interaksi manusia dan komputer adalah suatu ilmu yang sangat berkaitan
dengan disain implementasi dan evaluasi dari sistem komputasi iyang interaktif
untuk digunakan oleh manusia dan studi tentang ruang lingkupnya,ada interaksi
antara satu atau lebih manusia dan satu atau lebih komputasi mesin.
Agar
komputer dapat diterima secara luas dan digunakan secara efektif, maka perlu
dirancang secara baik.Hal
ini tidak berarti bahwa semua sistem harus dirancang agar dapat mengakomodasi
semua orang, namun komputer perlu dirancang agar memenuhi dan mempunyai
kemampuan sesuai dengan kebutuhan pengguna secara spesifik.
Pada
tahun 1970 mulai dikenal istilah antarmuka pengguna (user interface), yang juga dikenal dengan istilah Man-Machine Interface (MMI), dan mulai
menjadi topik perhatian bagi peneliti dan perancang sistem.
Perusahaan
komputer mulai memikirkan aspek fisik dari antarmuka pengguna sebagai faktor
penentu keberhasilan dalam pemasaran produknya. Istilah human-computer interaction (HCI) mulai muncul pertengahan tahun
1980-an sebagai bidang studi yang baru. Istilah HCI mengisyaratkan bahwa bidang
studi ini mempunyai fokus yang lebih luas, tidak hanya sekedar perancangan
antarmuka secara fisik.
HCI
didefinisikan sebagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan,
evaluasi, dan implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh
manusia dan studi tentang fenomena di sekitarnya. HCI pada prinsipnya membuat
agar sistem dapat berdialog dengan penggunanya seramah mungkin (user friendly).
Tidak hanya perancangan layout layar monitor. Dari sudut pandang pengguna
merupakan keseluruhan sistem sehingga Useful,
Usable, Used
Useful: fungsional,
dapat mengerjakan sesuatu
Usable: Dapat
mengerjakan sesuatu dengan mudah, mengerjakan sesuatu yang benar (does the right things)
Used: Terlihat baik,
tersedia dan diterima/digunakan oleh organisasi
Pendekatan HCI
1. Machine
Side ( teknik komputer grafis, sistem operasi, bahasa pemprograman dan
bagaimana membangun environment yang relevan)
2. Human
Side ( teori komunikasi, graphic an industrial design disipline, liguistic,
ilmu sosial, psikologi kognitif, dan human performance are relevant)
Tujuan IMK (Interaksi manusia dan
komputer)
1.
Membuat
sistem yang lebih:
· Berguna (usable)
· Aman
· Produktif
· Efektif
· Efisien
· Fungsional
2. Meningkatkan interaksi antara
manusia dgn sistem komputer
Sistem
yang bermanfaat (usable) dan aman (safe), artinya sistem tersebut dapat
berfungsi dengan baik. Sistem tersebut bisa untuk mengembangkan dan
meningkatkan keamanan (safety), utilitas (utility), ketergunaan (usability),
efektifitas (efectiveness) dan efisiensinya (eficiency). Sistem yang dimaksud
konteksnya tidak hanya pada perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi juga
mencakup lingkungan secara keseluruhan, baik itu lingkungan organisasi
masyarakat kerja atau lingkungan keluarga. Sedangkan Ketergunaan (usability)
disini dimaksudkan bahwa sistem yang dibuat tersebut mudah digunakan dan mudah
dipelajari baik secara individu ataupun kelompok. Utilitas mengacu kepada
fungsionalitas sistem atau sistem tersebut dapat meningkatkan efektifitas dan
efesiensi kerjanya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi IMK (Interaksi Manusia dan Komputer)
Prinsip kerja
sebuah sistem komputer adalah adanya masukan -proses-output (input-proses-output)
Ketika seseorang bekerja dengan sebuah komputer, ia akan melakukan interaksi
atau berdialog dengan komputer menggunakan cara-cara tertentu
Faktor-faktor yang mempengaruhi Interaksi
Manusia dan Komputer.
Ada berbagai faktor yang ikut mendewasakan dan
mengembangkan interaksi manusia dan komputer, khususnya kecerdasan buatan
(artificial intelligence), rekayasa perangkat lunak (software engineering) dan
matematika (mathematics)
1. FAKTOR
REKAYASA PERANGKAT LUNAK
Rakayasa
perangkat lunak dapat didefinisikan sebagai berikut :
· Instruksi-instruksi yang bila dieksekusi akan
memberikan fungsi dan kerja yang diinginkan
· Struktur data yang memungkinkan suatu program
memanipulasi informasi secara proposional
· Dokumen yang menggambarkan operasi dan
kegunaan program
Faktor ini dapat menciptakan suatu program yang
efektif, efisien dan user friendly sehingga dapat dihasilkan suatu mesin yang
betul-betul diinginkan oleh user.
2. FAKTOR KECERDASAN BUATAN
Kecerdasan
buatan bertujuan agar komputer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik
yang dilakukan manusia serta menggabungkan cara berpikir manusia dan mesin,
untuk mengambil keputusan, memecahkan masalah dan pembelajaran.
Faktor
kecerdasan buatan mempunyai peran untuk menciptakan suatu sistem yang
betul-betul andal, canggih dan menyerupai pola berpikir manusia, misalnya
Robot. Selain itu faktor ini menyebabkan perkembangan HCI semakin sulit
dibayangkan.
3. FAKTOR LINGUISTIK KOMPUTASIONAL
Peran bahasa
yang digunakan sebagai antar muka agar user lebih mudah menggunakan sistem
tersebut dan tidak terjadi kesalah pahaman di dalam menggunakannya. Dibutuhkan
suatu komposisi bahasa yang sangat baik dan dapat dengan mudah dimengerti oleh
user.
4. FAKTOR PSIKOLOGI
Pemahaman
akan psikologi orang yang akan menggunakan software sangat dibutuhkan mengingat
setiap user memiliki sifat dan kelakuan yang berbeda. Didalam merancang progran
faktor ini harus dipikirkan terlebih dahulu, seperti siapa target pengguna
program, bagaimana suasana lingkungan, perilaku pengguna secara umum dan
sebagainya agar program yang dirancang lebih user friendly.
Faktor ini
juga mencakup pengetahuan dan keahlian pengguna dalam mempersepsikan dan
memecahkan masalah (problem solving)
5. FAKTOR MULTIMEDIA
Konteks
multimedia digunakan sebagai sarana dialog yang sangat efektif antara manusia
dan komputer untuk menghasilkan tampilan yang lebih menarik dan lebih mudah
dimengerti oleh pengguna misalnya dengan gambar, suara, teks, grafik dan
sebagainya.
6. FAKTOR ANTROPOLOGI
Faktor ini
memberikan gambaran tentang tata cara kerja kelompok yang masing-masing
anggotanya diharapkan dapat memberikan kontribusi sesuai bidang masing-masing.
Faktor antropologi dapat memberikan pandangan yang mendalam tentang tata cara
kerja dari setiap kelompok karyawan yang ada, dimana terjadi komunikasi antara
manusia dan peralatan yang mereka gunakan.
- FAKTOR ERGONOMIK
Faktor ini
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman.
Letak meja, kursi, monitor, keyboard, mouse, posisi duduk, pengaturan
pencahayaan, kebersihan dan berbagai aspek lain akan sangat berpengaruh
terhadap interaksi manusia dengan komputer yang digunakan
- FAKTOR SOSIOLOGI
Faktor ini
berhubungan dengan pengaruh sistem komputer dalam struktur sosial. Pada intinya
faktor ini merupakan konteks dari suatu interaksi.
9. TEKNIK PENULISAN
Suatu program
aplikasi yang dibuat membutuhkan manual agar orang yang belum biasa menggunakan
aplikasi tersebut bisa mempelajarinya terlebih dahulu agar terjadi interaksi
yang baik.
10. FAKTOR MATEMATIKA
Pembuatan
suatu software haruslah efisien dalam perhitungan matematika. Jika suatu
software bisa dijalankan oleh semua orang yang baru belajar maupun pakar, unsur
kemudahan dalam segi hitungan matematika akan membuat software tersebut disukai
oleh banyak orang.
11. FAKTOR BISNIS
Faktor ini
mempengaruhi perkembangan dan semakin memudahkan terjadinya interaksi manusia
dan komputer. Persaingan bisnis yang semakin ketat menghasilkan produk yang
lebih mudah digunakan.
Perusahaan
hardware berusaha membuat produk yang memudahkan manusia dalam memenuhi
kebutuhannya, misalnya alat elektronik seperti ponsel, PDA, dan komputer yang
makin fleksibel. Hal ini juga memacu perkembangan perangkat lunak yang lain
yang juga semakin memudahkan manusia berinteraksi dengan mesin. Prinsip ekonomi
juga berlaku, semakin banyak permintaan pasar, para penyuplai pun akan berusaha
untuk memenuhinya.
http://www.pendidikanku.org/2015/08/pengertian-interaksi-manusia-dan-komputer.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar